Month: September 2017

Kabar Harga Sewa Kios Yang Dijadikan Butik Soho, Harganya Diluar Nalar

Mbtiforum.com – Salah satu personil girlband Korea memilih untuk hengkang dari grupnya tersebut. Grup yang sudah terkenal di jagat raya dunia tersebut yakni girlband SNSD. Jessica Jung lebih memilih untuk mengundurkan dirinya dari grup girlbandnya tersebut pada September 2014 lalu.

Saat ini dirinya bersolo karir, dan salah satu alasan mengapa dirinya memilih untuk keluar dari grup vokal bentukan SM Entertainment itu agar lebih konsentrasi mengurus bisnis fashion.

Bisnis fashion Jessica ex-SNSD beruntungnya berjalan dengan cukup lancar. Jessica dikabarkan menyewa butik di Soho, tepatnya di kawasan perbelanjaan elit di New York.

Bahkan ada kabar jika kios yang disewa oleh Soho tersebut lokasi sewa kios termahal di seantero Amerika Serikat.Jika dilihat dari foto-foto yang telah beredar, berdiri butik yang menjual produk-produk rancangan Jessica Jung yang ia beri label BLANC & ECLARE. Label yang berdiri sejak dua tahun lalu ini menjual fashion item untuk wanita seperti pakaian juga sunglasses.

Dengan menempati salah satu area belanja termahal, berapa biaya yang harus dikeluarkan Jessica Jung? Dilansir dari Koreaboo, berdasarkan info dari situs real estate harga sewa toko berkisar USD 509 ribu atau sekitar Rp 6,7 miliar per bulannya. Sebuah pengeluaran yang fantastis untuk brand yang terbilang baru.

Butik BLANCE & ECLARE milik Jessica Jung bernuansa minimalis dengan dominasi putih. Tak banyak ornamen maupun aksen di dalam butik, membuat butiknya makin terlihat sleek. Ada sedikit kesan industrial dari pemilihan lampu serta langit-langit yang dibuat tak berplafon.

Amanda Indah Lestari Harumkan Indonesia Di NYFW

Mbtiforum.com – Nama desainer tanah air seiring berkembangnya zaman semakin banyak. Salah satunya desainer Indonesia yang baru yakni Amanda Indah Lestari. Dia berhasil mebawa nama negara kita Indonesia dalam pentas internasional.

Dirinya berhasil mengharumkan nama baik negara kita dengan membawa koleksi dari brand-nya Lekat ke panggung Paris Fashion Week 2017. Rangkaian busana ready to wear yang dihadirkan Lekat semakin spesial karena menonjolkan material tenun khas Suku Baduy.

Amanda mengungkap jika koleksi yang belum diberinama tersebut akan ditampilkan di Paris Fashion Week pada 26 September mendatang. Desainer itu pun membawa tema The Beauty of Baduy untuk memperkenalkan keunikan material etnik tersebut di pusat fashion dunia.

Ini pun bukan hal perdana bagi Lekat. Sebelumnya brand yang dirintis tiga tahun lalu itu sudah pernah menampilkan karnyanya London Fashion Week. Gelaran itu ternyata berbuah manis karena semakin menggaungkan nama Lekat.

“Sebenarnya ini seperti rekomendasi dari London Fashion Week karena mereka lihat kita shownya seperti apa, visi misinya, dan lain-lain. Aku memang apply kan tapi mereka juga sudah merekomendasikan ini sepertinya bisa ikut Paris Fashion Week karena cocok untuk market di sana. Dan di September itu kan banyak banget buyers yang bisa dihubungkan dengan Lekat,” ungkapnya kepada Wolipop pasca presentasi koleksi yang akan dibawa ke Paris Fashion Week di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat.

Ia pun menjelaskan rangkaian busananya yang akan ditampilkan di sana. Meski tidak punya inspirasi atau cerita khusus, koleksi tersebut akan berbeda dari karya-karya Lekat sebelumnya. Kali ini busana hadir dengan warna lebih netral, seperti hitam, putih, dan biru. Menurut Amanda, itu dilakukan agar pasarnya lebih luas.

“Kebanyakan hitam putih, sesuatu yang gampang yang praktis tapi masih memperlihatkan detail Lekat yakni patches dan detail jahitannya. Lebih gelap supaya market-nya lebih luas, lebih banyak yang pakai,” kata Amanda. “Untuk potongannya lebih maskulin ada femininnya sedikit tapi nggak terlalu pretty-pretty,” tambahnya.

Kain tenun khas Suku Baduy memang belum banyak dieksplor desainer atau brand lain. Amanda pun mengungkapkan alasannya memilih material ini. Menurutnya kain Baduy belum banyak diketahui orang. Amanda juga berpendapat jika banyak desainer lain mengambil material dari luar pulau Jawa padahal di Banten sendiri ada bahan menarik yang belum banyak dieksplor.

Kain tenun Baduy punya keistimewaannya sendiri menurutnya. “Kainnya lebih ringan terus permainan geometrisnya lebih menarik. Jadi kalau di Lekat, dalam satu baju ada berbagai pattern yang bisa combain aku combine. Jadi sangat menarik,” tutur wanita yang punya latarbelakang desain grafis tersebut.

Kesempatan untuk menampilkan karya di Paris Fashion Week pun akan dimanfaatkan Amanda untuk meraih pasar yang lebih luas lagi. “Harapannya dapat buyers dan makin baik responnya di internasional,” kata Amanda.

Pergelaran Panggung New York Fashion Week Berikan Warna Dengan Hasil Rancangan Yang Gila

Mbtiforum.com – Keluar dari acara pertunjukkan untama yang digelar oleh Marc Jacobs atau Tommy Hilfiger, ada salah satu desainer yang membuat panggung dan juga penonton heboh karena telah menampilkan karyanya. Dalam panggung New York Fashion Week desainer tersebut berhasil memberikan warna dengan rancangan busana yang dia buat untuk menyalurkan ide-ide gilanya.

Tahun ini adalah desainer berbasis di Berlin dengan nama Nan Li dan Emilia Pfohl. Untuk debutnya di panggung mode New York, duo desainer membuat karyanya sulit dilupakan dengan menampilkan baju-baju yang terinspirasi dari alat kelamin wanita, alias Miss V.

Koleksi yang membuat banyak pengamat mode kebingungan itu dinamai “My P—y, My Choice” oleh perancangnya. Miss V bukan sekadar inspirasi bagi mereka, namun juga dibuat sebagai motif atau pengganti lapel blazer.

Bukan cuma menampilkan Miss V, desainer juga membuat tampilan gila lainnya dengan payudara palsu sebesar melon, dan jadi bagian dari baju.

Beberapa baju bahkan agak membingungkan untuk disebut ‘baju.’ Nan Li dan Emilia memberi potongan yang mengekspos bagian intim wanita, entah itu payudara, atau bokong yang hanya ditutupi thong.

Lucunya, fashion show yang nyeleneh ini diiiringi dengan lagu fairy tale ala Disney. Misalnya saja Beauty and the Beast dan juga Someday My Prince Will Come.

Legging Sisik Ikan Sengaja Diciptakan Agar Mirip Mermaid

Mbtiforum.com – Muncul baru-baru ini yakni Legging dengan motif seperti sisik ikan atau biasa disebut putri duyung. Buat kalian yang pada waktu kecil mempunyai keinginan menjadi mermaid atau putri duyung saat ini dengan adanya legging tersebut bisa tercapai.

Dilansir Bored Panda (28/6), sekarang ada legging unik dengan aksen sisik berwarna mencolok. Legging ini merupakan karya Daniel Struzyna, dipasarkan di bawah label Tinkercast. Tinkercast sendiri selalu menampilkan produk-produk unik lewat situs Etsy, antara lain kalung dengan bandul replika tengkorak hewan.

Struzyna sengaja menciptakan legging dengan sisik buatan tangan yang berbahan dasar silikon. Sementara legging dijahit dari kain sewarna kulit. Jika dikenakan seolah-olah dari kulit tumbuh sisik berkilau seperti milik putri duyung.

Ini bukan legging dengan desain unik pertama yang viral di dunia maya. Sebelumnya ada Sengoku Touken Tights yang membuat pemakainya seolah-olah sedang membawa pedang.

Kesalahan Ketika Merawat Sepatu Koleksi Kalian

Mbtiforum.com – Kalian yang mempunyai koleksi sepatu lumayan banyak, coba deh cek keadaan sepatu kalian ketika udah lama gak kalian pakai. Gimana penampakkan sepatu kalian? apakah masih tetap terlihat seperti baru padahal jarang kalian pakai?

Nyatanya, sepatu yang jarang dipakai justru mempunyai banyak kemungkinan merusak sepatu itu sendiri lho. Nah itu slah satu pemikiran yang salah terhadap koleksi sepatu yang kita miliki dan jarang kita pakai.

Tahukan kalian membersihkan sepatu dengan menggunakan pasta gigi juga merupakan langkah yang kurang tepat. Mendingan kalian pakai cairan khusus yang memang digunakan untuk membersihkan sepatu.

Nih daftar kesalahan yang pasti sudah pernah kalian lakukan untuk ngerawat sepatu yang kalian miliki.

Yang pertama, mencuci sepatu kalian dengan cara mencelupkan sepatu kedalam air. Selain itu juga kalian menggunakan sabun untuk membersihkan kotoran yang ada di sepatu kalian. iya kan ? “Sepatu dicelupin atau direndam itu sebenarnya nggak boleh. Kena sabun cuci aja nggak boleh. Itu bisa merusak bahan dan warna,” kata Radit dari Shoebible.

Kedua, sepatu yang kalian beli dengan harga yang mahal malah jarang kalian pakai dengan alasan bermacam-macam pastinya. Radit menambahkan bahwa ada sebagian orang yang membeli sepatu mahal-mahal, namun sepatu tersebut malah jarang dipakai.

Yang perlu kalian ketahui hal tersebut justru malah merupakan hal yang sangat fatal. “Nah, yang kayak gitu justru malah merusak sepatu. Kalau nggak mau dipakai mending dimasukkin ke ziplock, soalnya kalau kena udara sepatu bisa menguning. Bahkan Nike Airmax solnya bisa copot kalau nggak dipakai,” lanjut Radit.

Selanjutnya yang ketiga, banyak dari kita memilih untuk menjemur sepatu dengan tujuan agar cepat kering, ini merupakan pemikiran yang salah. Tahukan kalian hal tersebut justru bisa mempercepat sepatu kalian rusak.

“Jangan, sinar matahari itu bisa merusak material dan warna. Yang lebih baik adalah sepatu diangin-anginin aja pakai kipas,” lanjut Hery dari Rockickz.

Produk Shopie Martin Faktanya Diproduksi Di Indonesia

Mbtiforum.com – Salah satu merek ternama yang sudah ada dari sejak dulu yakni produk fashion Sophie Martin. Produk tersebut sudah ada sebelum banyak desainer Indonesia yang merebak memang sudah menjadi langganan para kaum wanita yang ada di Indonesia.

Dengan branding kota Paris selalu mengeluarkan produk dan selalu laku di pasaran untuk semua kalangan usia. Kota Paris yang dijadikan kiblat untuk fashion di seluruh dunia tersebut memang memberikan efek yang sangat besar khususnya untuk branding produk Sophie Martin.

Dengan cara pemasaran melalui katalog Shopie Martin yang menyguhkan para model dengan paras orang Eropa membuat produk semakin bagus untuk menarik ketertarikan para pelanggan.

Tak hanya nama hingga model katalog saja, bahkan untuk lebih meyakinkan katalog produk Sophie Martin sengaja diimbuhi bahasa Perancis. Ialah Bruno Hasson, Presiden Direktur PT Sophie Martin Indonesia (SMI) yang melihat peluang bisnis tersebut.

Selama ini banyak orang terkecoh jika produk-produk Sophie Martin dibuat di Paris. Padahal kenyataannya, semua produk fashion tersebut dibikin di Indonesia. Bahkan Anda tak akan menemukan produk Sophie Martin di Paris.

Sedangkan nama Sophie Martinpun dipilihnya karena merupakan nama sang istri yang kebetulan pernah bekerja sebagai desainer tas pada seorang perancang ternama dunia yakni Christian Dior.

Demi melancarkan bisnisnya, hingga kini Sophie Martin menerapkan sistem mekanisme multilevel marketing (MLM) karena masyarakat Indonesia cenderung pekerja keras dan ingin mendapatkan penghasilan tambahan.

Ternyata perkiraannya pun tak meleset, semenjak sistem MLM diperkenalkan pada tahun 1995, Sophie Martin berhasil meraup lebih dari 1,8 juta member yang tersebar dari Sabang hingga Merauke.

Bahkan dalam sehari produknya bisa terjual hingga 50 ribu buah. Semua produk Sophie Martin diperjual belikan oleh member hanya bermodalkan katalog yang diperbaharui setiap dua bulan sekali.

untuk memperkuat citra Paris serta selalu up to date dalam memasarkan produknya, Brunoo mendatangkan langsung tim desainer dari Prancis. Hingga ini produknya telah merajai dunia fashion tanah air bahkan hingga ke luar negeri.

Pada tahun 2009 Sophie Martin tercatat memiliki cabang di Casablanca, maroko dan Vietnam (2010). Tak hanya tas, kini produknya telah merambah hingga kosmetik, aksesoris juga busana pria dan wanita.